4 Manuver Erik ten Hag di Balik Kebangkitan MU: Hukum Pemain Berlari, hingga Pasang Kutipan Menohok di Ruang Ganti
Manchester United (MU) membuat kejutan ketika menundukkan Liverpool 2-1 pada pekan ketiga Liga Inggris 2022/2023, Selasa (23/8/2022). Padahal, MU sebelumnya diprediksi sulit menang pada laga bergengsi tersebut.
Parameter dari prediksi tersebut adalah dua pertandingan pertama Setan Merah musim ini. MU mengawali liga dengan sangat buruk karena kalah dari dua tim semenjana, Brighton dan Brentford.
Red Devil takluk 1-2 dari Brighton, kemudian dipermak Brentford 0-4. MU terlihat begitu mengenaskan.
Hasil buruk beruntun itu jadi alarm peringatan bagi manajer baru MU, Erik ten Hag.
Problem lama MU kembali muncul. Kurang intensitas saat menguasai bola, pertahanan yang keropos, dan permainan yang berantakan ketika pertandingan melenceng dari skenario mereka.
Tak heran, MU diyakini akan menyerah kalah saat melawan Liverpool. Namun, dalam sepekan terlihat perbedaan signifikan di skuad Erik ten Hag.
Manuver Pertama: Hukuman Lari 13,8 Kilometer
Seperti dikutip Fox Sport, MU dicabik-cabik oleh Brentford, dengan banyak kesalahan yang begitu mencolok dan menyedihkan. Sorotan utama tercurah ke pemain yang seperti kurang motivasi berjuang.
Bayangkan saja, saat melawan Brentford, para pemain MU berlari dengan jarak tempuh gabungan hanya 95,6 km. Brentford saja berlari lebih jauh dengan selisih hingga 13,8 km.
Ten Hag sangat marah. Keesokan harinya, dia membatalkan libur dan memanggil seluruh skuad untuk sesi latihan yang tidak dijadwalkan. Para pemain disuruh berlari sejauh 13,8 km di bawah panas terik sekitar 33 derajat. Ten Hag yang berusia 52 tahun mengejutkan para pemain dengan berlari bersama mereka.
“Para pemain mengamuk ketika tahu hukuman mereka adalah berlari 8,5 mil. Tetapi erangan itu berhenti ketika tahu sang manajer ikut berlari bersama mereka," kata seorang sumber di MU.
“Dia tidak perlu memberi tahu siapa pun alasannya. Jelas bahwa dia tidak akan membiarkan para pemainnya disalahkan atas kinerjanya. Ten Hag juga merasa harus menunjukkan dia juga merasa bersalah. Itu adalah perjalanan yang sulit bagi para pemain, teta
Manuver Kedua: Pasang Kutipan Menohok di Kompleks Latihan
Hukuman berlari bagi pemain baru awal bagi skuad MU. Setelah itu, selama sepekan Ten Hag memasang kutipan kata-kata menohok di sekitar tempat latihan dan ruang ganti.
Menurut The Mirror, kutipan-kutipan itu benar-benar sangat terus terang dan lugas. Begini contohnya, "MU jelas tidak cukup baik", "Liverpool menang 5-0 lagi", "Tidak bisa berlari", "bukan tim" dan "mereka bisa terpuruk".
Dia juga mencatat statistik memalukan yang menunjukkan penampilan mengerikan United dari dua pertandingan pertama, termasuk jarak tempuh pemain di lapangan, persentase operan, dan clearance.
Manuver Ketiga: Cadangan Ronaldo dan Maguire
Pada Kamis (18/8/2022), Ten Hag memutuskan starting XI untuk duel kontra Liverpool. Dia membuat kejutan dengan mencorer kapten Harry Maguire dan Cristiano Ronaldo dari skuad utama. Keduanya diparkir di bangku cadangan.
Keputusan itu disampaikan secara terbuka dalam pertemuan dengan tim pada Kamis tersebut.
Maguire akhirnya sama sekali tidak turun pada pertandingan kontra Liverpool. Ten Hag menunjuk duet Raphael Varane dan Lisandro Martinez sebagai bek tengah. Hasilnya, kedua pemain tampil cekatan dan kukuh, meskipun akhirnya kebobolan satu gol.
Manuver Keempat: Minta Pemain Keluarkan Pendapat
Menurut beberapa laporan, pada saat pertemuan tim jelang duel kontra Liverpool, dia memberikan pidato yang lugas menuntut tim bermain dengan caranya, jika tak setuju mempersilahkan pemain meninggalkan klub. Dia kemudian membuka kesempatan bagi para pemain untuk mengungkapkan pikiran mereka dalam dalam sesi selama dua jam. Ronaldo terdiam.
Salah satu yang dikabarkan angkat bicara adalah Marcus Rashford. Dia bertanya apakah dimainkan di posisi nomor sembilan, yang dilakoninya selama pramusim.
Jawabannya muncul saat melawan Liverpool, dia menggantikan posisi Ronaldo sebagai ujung tombak. Pemain berusia 24 tahun itu menampilkan performa terbaiknya dalam beberapa bulan, mencetak gol untuk pertama kalinya di semua kompetisi sejak Januari, dan mencatatkan sprint terbanyak dari pemain mana pun pada malam itu.
MU akhirnya mencatatkan akhir yang indah pada laga kontra Liverpool. Mereka bisa membalikkan prediksi dan memetik kemenangan perdana di Liga Inggris musim ini.
Post a Comment